MENGENALI KONDISI PSIKOLOGIS ANAK KITA

“Dan hendaklah takut kepada Allah orang-orang yang sekiranya meninggalkan di belakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)mereka” (An Nisa: 9). Kita semua harus menyadari perkembangan psikologis dan sosial baru yang dialami anak-anak kita. Orang tua yang kehilangan […]

UNTUK SAUDARA KAMI DI PALESTINA

Bumi para  syuhada… Alhamdulillah siang ini, di meja humas ditemukan sebuah amplop putih yang bertuliskan “Donasi Untuk Palestina”. Semoga dana kemanusiaan yang telah bapak ibu sampaikan lewat SMP IT Al Huda Wonogiri bermanfaat dan menambah semangat saudara-saudara kita disana… *) […]

PENYULUHAN KESEHATAN

Kesehatan merupakan salah satu hal penting dalam kehidupan seseorang. Dengannya seseorang bisa menjalankan aktivitasnya dengan baik dan optimal. Senin, 4 Agustus 2014, setelah mengikuti Grand Opening PTB Siswa siswi SMPIT Al Huda mengikuti penyuluhan kesehatan dari Puskesmas 1 Wonogiri. Dalam […]

SEMANAGTNYA PTB

Senin, 4 Agustus 2014 siswa siswi SMPIT Al Huda mengikuti  Grand Opening PTB. Grand Opening PTB merupakan agenda pertama kegiatan PTB SMP IT Al Huda. PTB yang kepanjangannya adalah  Pertumbuhan Tunas Bangsa merupakan salah satu program unggulan SMP IT Al […]

SALAM PRAMUKA

Coklat bersemangat. Begitulah gambaran lapangan Indonesia SMPIT Al Huda siang itu, Jum’at 15 Agustus 2014. “ 2 kali tepuk pramuka” suara tegas kak Eko, salah satu kakak pembina Pramuka di SMPIT Al Huda mengawali persiapan upacara hari Pramuka ke-53 dan […]

BERITA DUKA

Innalillahi wa inna ilaihi roji’un Keluarga besar PP IT dan SMP IT Al Huda Wonogiri turut berbela sungkawa atas meninggalnya: Bapak Tri Susanto ayah dari Daud Yusuf ( siswa SMP IT Al Huda Wonogiri ) alamat: Segawe, Rt 1/I Giriyoso, […]

boarding-school1-300x200

Informasi PSB Gelombang 3 SMP IT Al-Huda Boarding School Th 2014/2015

Dalam rangka menjaring siswa yang berkualitas SMP IT Al-Huda Boarding School Wonogiri membuka pendaftaran peserta didik baru pada gelombang 3. Target dari kegiatan ini adalah untuk menjaring siswa-siswa dari seluruh pelosok tanah air yang berkualitas. Test seleksi ditekankan pada sisi […]

PENGUMUMAN UJIAN SELEKSI PPDB SMPIT AL-HUDA WONOGIRI 2014/2015 Gel.2

Pengumuman hasil seleksi siswa baru SMP IT Al-Huda Wonogiri 2014/2015 bisa didownload di alamat berikut ini: SK KEPUTUSAN DITERIMA 2014 – GELOMBANG II  

yusron

Yusron Maju ke Olimpiade Matematika Pasiat Tingkat Provinsi

Abdulloh Yusron Fathony siswa SMPIT Al Huda kelas VIII ini memang jago matematika. Setelah baru saja mewakili sekolah di Olimpiade Sain Tingkat Kabupaten Sabtu, 15 Maret 2014, ia maju ke Olimpiade Matematika Pasiat Tingkat Provinsi di SBBS Sragen. Yusron putra […]

halaqoh

Halaqoh Tarbawiyah Tunas Bangsa SMP IT Al-Huda

Sekolah berkarakter. Demikian arah pendidikan yang senantiasa disampaikan oleh kementerian pendidikan 2-3 tahun terakhir. Sampai pemberlakuan kurikulum 2013 tidak lepas dari perhatian pemerintah dalam pendidikan karakter. Hal ini dilatarbelakangi salah satunya oleh banyaknya permasalahan-permasalahan pelajar yang mulai dari tawuran pelajar, […]

 

OASE: Memulai Hari

Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur.  Waktu shalat dhuha dimulai dari matahari yang mulai terangkat naik kira-kira sepenggalah dan berakhir hingga sedikit menjelang masuknya waktu zhuhur, meskipun disunnahkan agar dilakukan ketika matahari agak tinggi dan panas agak terik.

Keutamaan Shalat Dhuha adalah untuk memohon rizki dari Allah, berdasarkan hadits Nabi : ” Allah berfirman : “Wahai anak Adam, jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya “ (HR.Hakim dan Thabrani).

Dalam keseharian kita tentunya selalu melakukan kegiatan dan aktivitas. Kegiatan tersebut bisa dilakukan dimana saja, di rumah, di kantor, di jalan, di warung, di pasar, di sekolah dan ditempat-tempat lainnya. Dan –bagi orang beriman- kegiatan atau aktivitas adalah sarana menebar kebajikan, baik kata maupun  perbuatan selalu memberikan kebaikan pada dirinya dan orang lain.

Memulai aktivitas pagi dengan sholat dhuha tentunya akan memberikan ruh/semangat tersendiri bagi yang melakukan. Ia akan merasa dekat dengan Tuhannya, sehingga bisa dipastikan aktivitas setelahnya adalah aktivitas yang  baik dan tentunya akan sayang jika diisi dengan maksiyat.

Hal ini telah dibiasakan di SMPIT Al Huda Wonogiri dengan Bina Ruhiyah. Kegiatan rurin setiap pagi yang dimulai dari jam 07.00-07.10 ini, berupa Sholat Dhuha dan membaca Al Qur’an. Dengan kegiatan ini diharapkan anak lebih siap secara lahir dan batin untuk menerima pelajaran dan mengikuti serangkaian kegiatan belajar mengajar baik di dalam kelas maupun luar kelas.

Bijaksana Mensikapi Anak Kita (Bagian 1)

Buletin Parenting, edisi 2

Pada edisi sebelumnya telah kita bahas tentang ciri psikologis secara umum pada anak remaja. Maka dengan begitu kita sebagai orang tua akan lebih mudah untuk memahami dan bertindak tepat/bijaksana terhadap  setiap perkembangan pada diri anak kita. Berikut bisa menjadi panduan dalam kita berinteraksi dengan mereka.

 

Pertumbuhan Emosi

 

Pada fase ini, emosi begitu keras bergerak dan terkadang tanpa perhitungan, tidak stabil antara perilaku kanak-kanak dan perilaku orang dewasa. Sering terjadi kontroversi antara cinta dan benci, berani dan takut, lapang dada dan mengekang diri, mengisolasi dan bersosialisasi, bersemangat dan tidak peduli.

Di antara fenomena-fenomena kehidupan emosional remaja adalah rasa cinta. Ia menyukai seseorang dan butuh cinta dari mereka. Diantara sumber pertamanya adalah cinta kepada orang tua, cinta kepada saudara laki-laki dan saudara perempuan, cinta kepada teman, cinta kepada kebenaran, membenci kepalsuan, dan memusuhi setan.

Oleh karena itu, orang tua bisa mendidik anaknya dengan berdasar pada hadits berikut “ Apabila Allah mencintai seorang hamba maka Jibril akan menyeru:’Sesungguhnya Allah mencintai si fulan, maka cintailah ia.’ Lalu penghuni mencintainya kemudian meletakkan baginya penerimaan di bumi.”HR.Hurairah.

Jika seorang remaja merasa emosinya dingin (kurang rasa kasih sayangnya), maka ia akan bersikap sesuka hati, menilai tingkah laku orang lain sebagai intervensi (ikut campur), mengurangi aktivitas dan menambah perasaan bersalah, pemberontak dan pembangkang. Hal yang biasanya memancing kemarahan remaja adalah merasa didzalimi/tertindas, merasa bernasib buruk,  merasa diperlakukan tidak baik, dan merasa orang lain tidak memahaminya. Sedangkan rasa takut biasanya disebabkan karena ujian sekolah, kelemahan keluarga (orangtua tidak harmonis, kemiskinan, dll), ancaman sosial (tidak diakui), dan ancaman akhlak dan seksual (perzinaan).

Adapun cara pengungkapan emosi satu remaja dan yang lainnya mungkin berbeda. Bisa jadi kecerdikan untuk lari, tabiat/perilaku yang tidak menentu, keguncangan nafsu, beralasan, pengingkaran, lupa, dan permusuhan. Sedangkan pada anak wanita biasanya dilampiaskan dengan tangisan atau teriakan.

Dan yang tidak kalah penting menjadi perhatian pada fase remaja ini adalah kesiapan anak menerima penundaan pemenuhan hasrat biologis.

 

Oleh karenanya, kewajiban orang tua pada fase ini adalah:

  1. Melihat kemunculan emosi apa pun dan bersegera mencari solusinya
  2. Memberikan kasih sayang, rasa cinta dan kenyamanan (bukan dengan harta tapi perhatian dan sentuhan), sehingga ia tidak harus mencari di tempat lain (teman, dan biasanya lawan jenis)
  3. Berusaha melepaskannya dari hayalan dengan aktivitas yang bermanfaat
  4. Menumbuhkan rasa percaya diri (memberi pujian dan hadiah atas keberhasilannya, dan mengerti atas kegagalannya), menguasai ancaman, dan menundukkan emosinya
  5. Memanfaatkan waktu luang dengan hal-hal yang berguna
  6. Menumbuhkan rasa cintanya pada Allah, Nabi, Sahabat, dan orang-orang sholih. Mencintai sosok yang nyata (orang) sholih yang akan menumbuhkan kecintaannya pada surga dan membenci neraka dan maksiyat. Hal ini bisa dilakukan dengan memberikan buku bacaan, bercerita, dan berdialog dengan anak
  7. Memberikan keteladanan dengan mencintai/melakukan apa yang dicintai Allah dan membenci/menjauhi apa yang dibenci/dilarang Allah
  8. Memperingatkannya tentang hakikat teman yang baik dan yang buruk
  9. Di akhir fase remaja, ia harus diperlakukan layaknya orang dewasa

 

Wallahu a’lam

Sumber: Buku Membumikan Harapan. Sheikh Abu Al Hamd Rabee’

Tunggu edisi berikutnya  (Bijaksana Mensikapi Anak Kita. Bagian 2)

BULETIN PARENTING

Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam, yang telah melimpahkan nikmat dan karuniaNya. Tidak lupa shalawat dan salam  senantiasa tercurah limpahkan kepada nabiyullah Muhammad SAW, suri tauladan kita semua. Alhamdulillah, kali ini telah terbit buletin parenting perdana SMP IT Al Huda Wonogiri. Tujuan diterbitkannya buletin ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada orang tua tentang cara Islami dalam mendidik anak. Hal ini menyangkut psikologis anak, bagaimana berinteraksi dengan mereka, dan pengetahuan tentang mengatasi berbagai problematika yang dihadapi anak.

Edisi pertama berjudul “ Mengenal Kondisi Psikologis Anak Kita”. Selengkapnya bisa dibaca di Al Huda News.

REDAKTUR

Penanggung Jawab     : Harmoko Triaji, S.Pd.

Pimpinan Redaksi       : Anik Rohmiyati, S.S.

Radaktur                     : Team Humas

Lay Outer                   : Jambe Design

 

Buletin Parenting Al Huda, menerima kiriman artikel, iklan, kritik, dan saran melalui SMS ke nomor: 085867259873 atau melalui email smpithumas@yahoo.com atau dapat langsung dikirim ke sekretariat.