93bestinzerotoheroDrs. H. Bambang Eko S M.M memaparkan, karakter merupakan akar kata dari bahasa latin yang berarti dipahat. Karakter merupakan kualitas atau kekuatan mental atau moral, akhlak atau budi pekerti.Pembentukan karakter diklasifikasikan 5 tahapan.
Tahap Pertama adalah membentuk adab, antara usia 5 sampai 6 tahun. Tahapan ini meliputi Jujur, mengenal benar salah, mengenal baik buruk .Tahap Kedua adalah melatih tanggung jawab diri antara usia 7 sampai 8 tahun, menjalankan kewajiban sholat,
kebutuhan pribadi tertib disiplin.Tahap Ketiga adalah membentuk sikap kepedulian antara usia 9 sampai 10 tahun , Peduli , terhadap orang lain, menghargai , Menghormati hak orang lain, dan bekerjasama.Tahap Keempat adalah membentuk kemandirian antara , usia 11 sampai 12 tahun , melatih menerima resiko membedakan yang baik dan yang buruk.
Tahap Kelima adalah membentuk sikap bermasyarakat , pada usia 13 tahun ke atas ,melatih kesiapan , bergaul di Masyarakat. KEPRIBADIAN : gabungan sikap, kebiasaan dan penampilan.
Pembentukan Karakter Anak Melalui Fungsi Edukatif Pendidikan Agama Islam Pembentukan karakter dasar seorang anak sejak dini tentu sangat erat hubungannya dengan pendidikan agama islam.
Tipologi orang tua dan tipe anak  sebagai hasilnya.


1. OTORITER




Perilaku
Orang Tua




Watak
Anak




Jati
diri anak akan menjadi




Paling Tahu




Merasa kurang




Sulit
mengaktualisasikan  jati diri




Berkuasa




Tidak berdaya




Tidak berprestasi




Memerintah




Menurut




Kepedulian rendah




Selalu Benar/ Manyalahkan




Takut salah




Tidak peduli




Emosional




Tempramen




Mendahulukan emosi untuk
menyelesaikan masalah




Menolong




Menerima saja




Mudah terpengaruh






2. Melindungi




Perilaku Orang Tua




Watak Anak




Jati diri anakakan menjadi




Memanjakan




Tergantung




Sulit berperan dewasa




Memenangkan




Terjamin




Berkuasa




Membela




Berlindung pd orang tua




Rentan/tidak tahan banting




3. Membebaskan




Perilaku Orang Tua




Watak Anak




Jati diri Anakakan menjadi




Sangat percaya pada anak




Menganggap dewasa




Kemauan harus dituruti




Mengijinkan semua permintaan




Tidak terikat sistem




Binal




4. Suri
Teladan