SEMARAK FESTIVAL BSAN SMPIT AL HUDA WONOGIRI (Bersama Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman, dan Bebas Perundungan)

WONOGIRI – SMPIT Al Huda Wonogiri sukses menggelar puncak kegiatan Festival BSAN (Budaya Sekolah Aman dan Nyaman) pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Bersama Mewujudkan Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan” ini merupakan komitmen nyata sekolah dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang positif dan inklusif.

Rangkaian acara ini tidak berlangsung dalam satu hari saja. Sebelumnya, program telah dimulai dengan sosialisasi bahaya perundungan pada Senin, 3 Agustus 2026. Rangkaian kemudian dilanjutkan dengan sesi pembekalan materi dan praktik yang intensif untuk 38 siswa terpilih pada Selasa hingga Sabtu, 4-8 Agustus 2026.


Dalam pelaksanaan program ini, 38 siswa tersebut dipilih menjadi Duta Sahabat Hebat. Mereka mengemban tugas mulia untuk menyebarkan dan menanamkan nilai-nilai kebaikan serta anti-kekerasan, sehingga cita-cita mewujudkan sekolah yang aman dan nyaman dapat tercapai. Sementara itu, para guru mengambil peran sebagai fasilitator yang memberikan panduan dan pendampingan. Guru bertugas membantu menyusun materi kampanye anti-perundungan serta mendampingi para siswa dalam menindaklanjuti setiap laporan perundungan di lingkungan sekolah.Acara puncak Festival BSAN dipandu secara apik oleh dua pembawa acara, yakni Amanda Musdalifah dan Fadyah Nur Jannah. Rangkaian kegiatan dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan oleh Aziz Saputra, dilanjutkan dengan penyampaian sambutan oleh Ustadzah Saropah, S.Pd.

Memasuki acara inti, suasana menjadi khidmat saat Ustadzah Dhevi Sulistiowati, S.Pd. memimpin langsung prosesi pelantikan dan pembacaan ikrar para Duta Sahabat Hebat. Momen ini diperkuat dengan penyematan pin secara simbolis oleh Ustadzah Uni Nuryani, S.Pd. dan Ustadz Nanang Saleh, S.Si. Setelah penyematan, Ustadz Nanang Saleh, S.Si. memimpin pembacaan Deklarasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman yang diikuti dengan penuh semangat oleh seluruh peserta yang hadir.

Selain agenda formal, Festival BSAN juga menjadi panggung kreativitas bagi para siswa. Beragam penampilan pentas seni disuguhkan untuk memeriahkan suasana. Tari Badindin dibawakan dengan enerjik oleh Tim Ekstra Badindin. Sebuah pesan mendalam melalui Pidato dengan tema Sekolah Aman yang disampaikan oleh Khalil Perdana Assakhi. Perpaduan indah antara untaian kata dan melodi Pembacaan Puisi sarat makna disampaikan oleh Thoriq Auliya Akbar. Pantun Bersambut yang terangkai amat baik dari Miftahul Jannah dan Savira Putri Veronica. Suara emas yang memanjakan telinga dari Royan Musyafa Ardana dalam Menyanyi Solo. Pertunjukan Drama teatrikal persembahan Lainufar, Ghalib, Island, Hakim, Ahza, Renjiro, Awwab, Fuad, Fathan, dan Zaidan. Serta, Gerak dan Lagu yang kompak dari Putri, Ajeng, Futhya, Indah, Aisya, Luthfia, Andhara, Aliya, Tazkia, Alfariecha, Khalila, Farah, Farida, dan Griselda.

Kegiatan puncak yang sarat akan pesan moral ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Ustadz Aryan Andika, S.Pd.I. Sebagai langkah nyata dan simbol komitmen bersama, acara diakhiri dengan penandatanganan spanduk “Deklarasi Sekolah Aman, Nyaman dan Bebas Perundungan” oleh seluruh jajaran ustadz, ustadzah, serta segenap siswa-siswi SMPIT Al Huda Wonogiri.